Sabtu, 02 Februari 2013
Rabu, 23 Januari 2013
ELABORASI BUKU-BUKU MARITIM
(SHIPPING BUSINESS
MANAGEMENT AND OPERATION)
Sudah
saya sampaikan dalam forum ini bahwa beberapa judul buku karangan saya, khusus
menyangkut substansi kemaritiman, bidang pengangkutan laut termasuk international multi-modal transportation
system sedang dalam persiapan untuk dipasarkan secara online.
Dalam
rangka menyongsong pelaksanaan bisnis online tersebut, pertama kali dalam
kesempatan ini saya bermaksud “bedah buku” menguraikan substansi dari tiga buku
yang naskahnya sudah “print-ready” dan
segera akan masuk ke dapur pencetakan, sebagai berikut:
Buku
Pokok-pokok Pelayaran Niaga, sebagai
buku utama yang pertama kali
diciptakan tahun 1970, sudah direvisi total dengan memasukkan materi dari
Konvensi PBB tentang pengangkutan barang yang seluruhnya atau sebagian melalui
laut, dikenal sebagai Konvensi Rotterdam Rules 2009 yang sudah mengadopsi electronic documentatiom dan dengan
demikian konvensi-konvensi international sebelumnya dinyatakan diganti (namun
tidak dinyatakan tidak berlaku berlaku secara total). Definisi-definisi penting
yang tidak berkait dengan teknologi
informatika tetap dipertahankan dan diadopsi ke dalam The Rotterdam Rules
2009.
Dalam edisi revisi ini penulis juga
mengutip materi Konvensi Internasional tentang Pengangangkutan Multi-moda yaitu
pengangkutan barang melalui laut dan atau darat dari negara tertentu untuk
diserahkan kepada consignee di negara lain, pengangkutan mana dilakukan oleh
dua perusahaan pengangkutan atau lebih, yang berbeda, dengan hanya menggunakan
satu surat perjanjian pengangkutan. Lebih lanjut dapat disebutkan secara
ringkas bab-bab yang ditulis di dalam ketiga buku ini sebagai berikut:
Judul Buku Mengandung
Substansi Apa
1). Pokok-pokok
Pelayaran Niaga: BabI:
PENDAHULUAN - a. Pelayaran Intermasional; b. Potensi Pelayaran Niaga; c. Pihak-pihak
yang terlibat dalam Pelayaran Niaga. Bab II: DARI HAL KAPAL – a. Mesin
Penggerak Kapal; b. Jenis-jenis Kapal Niaga; c. Ukuran-ukuran Kapal Niaga; c.
Faktor-faktor Kondisi Kapal Niaga. Bab
III: PENGUSAHAAN KAPAL NIAGA – a. Pilihan Bentuk Pengusahaan Kapal; b. Tentang
Semboyan “The Flag Follows the Trade”; c.
Bentuk-bentuk Pengusahaan Kapal Niaga; d. Pelayaran Tidak Tetap
(Pelayaran Tramping). Bab IV: MUATAN KAPAL NIAGA – a. Jenis-jenis Muatan Kapal
Niaga; b. Pemadatan Muatan; c. Muatan dan Pemuatan; d.Optimum Muatan –
Mengangkut Muatan Lebih Banyak; e. Faktor-faktor Kondisi Pemuatan (Cargo Handling). BAB V: PENGAPALAN MUATAN –
a. Dokumen-dokumen Pengapalan (Shipping Documents); b. Bill of Lading Menurut
Pelabuhan Tujuan Pengapalan; c. Dokumen-dokumen Muatan Kapal (Cargo Documents);
d. Uang Tambang (Freight). Bab VI: HAK DAN KEWAJIBAN PENGANGKUT – a. Batas
Tanggung Jawab Pengangkut; b. Substansi Tanggung Jawab Pengangkut; c. Masalah
Claim. Bab VII: SISTEM ANGKUTAN PETI KEMAS – a. Jenis-jenis Peti Kemas; b.
Ukuran-ukuran Peti Kemas; c. Jenis-jenis Kapal Peti Kemas; d. Sistem Pengapalan
Muatan Peti Kemas. Bab VIII: ASURANSI MARITIM – a. Risiko-risiko Dalam Asuransi;
b. Macam-macam Bahaya Laut; c Obyek Pertanggungan; d. Asuransi General Average;
e. Protection and Indemnity; f. Tanggung Jawab Penanggung; g. Perbedaan Hukum
Asuransi Maritim. Bab IX: SEWA-MENYEWA KAPAL – a. Jenis-jenis Charter Kapal; b.
Tentang Recharter (Subletting); c. Tawar-menawar (Negosiasi) Charter; d.
Syarat-syarat Perjanjian Charter, e. Hari-hari Charter (Chartering Days). Bab
X: PENYELENGGARAAN KAPAL DI PELABUHAN – a. Sejarah Pelabuhan; b. Fasilitas
Kepelabuhanan; c. Manajemen Pelabuhan. Bab XI: ORGANISASI PERUSAHAAN PELAYARAN
– a. Struktur Organisasi Perusahaan Pelayaran Tetap; b. Kantor Cabang
Perusahaan Pelayaran; c. Tentang Representative Office.
SHIPPING
VOCABULARY
2). Sewa-menyewa Kapal (Ship
Chartering): Bab I:
PENDAHULUAN a. Profil Usaha Pelayaran Niaga di Negara Maritim; b. Kebutuhan
Kapal dan Pengadaannya; c. Pengadaan Kapal Secara Sewa-beli (Hire Purchase); d.
Sebab-musabab Timbulnya Charter; e.
Jenis-jenis Persetujuan Charter. Bab II: PASAR CHARTER: a. Menyewakan dan
Menyewa Kapal; b. Keadaan Pasar Charter; c. Prasyarat Perjanjian Sewa Kapal; d.
Orang Perantara Charter; e. Proses dan Prosedur Penutupan Charter. Bab III:
PERSETUJUAN TIME CHARTER – a. Hal-ihwal Kapal yang Dipersewakan; b.
Charter-hire dan Masa Persewaan; c. Kelayak-lautan dan Serah-terima Kapal; d.
Pembebanan Biaya-biaya Operasi Kapal; e. Wilayah Operasi Kapal dan Obyek
Pengangkutan; f. Hubungan Antara Pencharter dengan Nakhoda dan ABK; g. Batas
Tanggung-jawab Penyewa Kapal. Bab IV: PERSETUJUAN VOYAGE CHARTER – a. Kapal dan
Seluk-beluknya; b. Pelabuhan Pemuatan, Pelabuhan Pembongkaran; c. Jumlah Muatan
yang Diangkut; d. Kecepatan Pemuatan, Kecepatan Pembongkaran; e. Masalah
Laytime (Laydays, Laycan); f. Perkiraan Biaya Pelayaran Kapal. LAMPIRAN: 1.
Gencon Voyage Charter Party, 2. ASBATIME Time Charter Party
3). Sistem Angkutan Peti Kemas: Bab I: PENDAHULUAN – a. Tentang Pengangkutan Peti Kemas;
b. Sejarah Perkembangan Angkutan Peti Kemas; c. Sejarah Perkembangan Peti Kemas
di Indonesia. Bab II: PETI KEMAS DAN KAPAL PETI KEMAS – a. Jenis-jenis Peti-kemas
dan Penggunaannya; b. Bahan-bahan Pembuatan Peti Kemas; c. Dimensi Peti Kemas;
d. Sistem Identifikasi Peti Kemas; e. Pengelolaan Peti Kemas dan Muatannya; f.
Jenis-jenis Kapal Peti Kemas. Bab III: PENGAPALAN MUATAN PETI KEMAS – a. Sistem
Pengapalan Muatan Peti Kemas; b. Pengapalan Melalui Private CFS. Bab IV: DOKUMEN-DOKUMEN PENGAPALAN PETI KEMAS – a.
Langkah-langkah Pengapalan Muatan Peti Kemas; b. Jenis-jenis Dokumen Pengapalan
Peti Kemas. Bab V: PELABUHAN PETI KEMAS (CONTAINER PORT) – a. Pelabuhan
Peti-kemas, Pelabuhan Konvensional; b. Prasarana dan Sarana Pelabuhan Peti
Kemas; c. Fasilitas Penunjang Operasi Pelabuhan Peti Kemas; d. Muat-bongkar
Peti Kemas; e. Proses dan Prosedur Inklaring Muatan Peti Kemas; f. Perkembangan
Angkutan Peti Kemas di Indonesia.
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR CONTOH DOKUMEN ANGKUTAN PETI
KEMAS
DAFTAR BAGAN
Catatan Pengarang Buku.
Ketiga buku yang judulnya disebutkan
di atas sudah selesai direvisi dan sekarang tersimpan di dalam hard disc pada
komputer PC penulis, siap untuk di cetak (print ready). Jika sudah selesai
dicetak dan dijilid, akan dijual secara online dengan perkiraan harga sebagai
berikut, termasuk ongkos kirim melalui TIKI JNE:
Buku Pokok-pokok Pelayaran Niaga akan dijual dengan harga Rp.80.000.- per eksemplar. Buku ini,
dilengkapi dengan Shipping Vocabulary
(kamus shipping) pertama kali diciptakan tahun 1972; dicetak dan diterbitkan
pertama kali oleh Penerbit PT. Bhratara Karya Aksara tahun 1979. Peminat buku-buku karangan saya yang masih
menyimpan buku ini (baik yang diterbitkan oleh PT. Bhratara Karya Aksara, oleh CV.
Akademika Pressindo maupun PT. Toko Gunung Agung) dianjurkan untuk membeli
edisi baru ini karena substansinya mengalami banyak perubahan walaupun beberapa
definisi penting masih tetap berlaku dan disajikan dalam edisi yang akan
dipasarkan secara online ini. Sebagaimana saya tulis dalam blog www.konsultanmaritim.blogspot.com ini, sejak tahun 2009 telah berlaku
Rotterdam Rules 2009 yang sudah menerapkan teknologi informatika sehingga
konvensi internasional yang telah dibuat sebelumnya harus menyesuaikan diri
dengan Konvensi PBB yang baru ini.
1. Buku nomor 2 dan 3 (Sewa-menyewa Kapal dan Sistem Angkutan Peti HasilKemas)
masing-masing akan dijual dengan harga Rp.50.000.- Catatan: sebelum mempelajari salah satu dari kedua judul buku ini
sebaiknya telah membaca buku Pokok-pokok Pelayaran Niaga yang merupakan ekstrak
dari semua permasalahan pengangkutan barang melalui laut.
2. Peminat buku yang sudah mengirimkan
SMS untuk memesan buku, pada saatnya nanti akan saya minta menginformasikan
alamat lengkapnya agar jika buku sudah selesai dijilid dapat segera saya
kirimkan. Untuk pembayaran bagi penjualan online buku nanti, saya menggunakan
rekening TAHAPAN BCA Kantor Cabang Pembantu Rawasari nomor 5790.199.211 atas
nama FDC. SUDJATMIKO DRS MM.
Atas segala perhatiannya saya
mengucapkan banyak terima kasih dan tidak lupa saya mengharapkan kesediaan anda
menyampaikan teguran, kritikan dan maukan lainnya guna meningkatkan buku-buku
karangan saya. Jika ketiga buku tersebut sudah beredar, moga-moga dengan ijin
Tuhan Yang Maha Kuasa saya dapat menyelesaikan penulisan buku-buku maritime
yang lain. Amin.
ELABORASI BUKU-BUKU MARITIM
(SHIPPING BUSINESS
MANAGEMENT AND OPERATION)
Sudah
saya sampaikan dalam forum ini bahwa beberapa judul buku karangan saya, khusus
menyangkut substansi kemaritiman, bidang pengangkutan laut termasuk international multi-modal transportation
system sedang dalam persiapan untuk dipasarkan secara online.
Dalam
rangka menyongsong pelaksanaan bisnis online tersebut, pertama kali dalam
kesempatan ini saya bermaksud “bedah buku” menguraikan substansi dari tiga buku
yang naskahnya sudah “print-ready” dan
segera akan masuk ke dapur pencetakan, sebagai berikut:
Buku
Pokok-pokok Pelayaran Niaga, sebagai
buku utama yang pertama kali
diciptakan tahun 1970, sudah direvisi total dengan memasukkan materi dari
Konvensi PBB tentang pengangkutan barang yang seluruhnya atau sebagian melalui
laut, dikenal sebagai Konvensi Rotterdam Rules 2009 yang sudah mengadopsi electronic documentatiom dan dengan
demikian konvensi-konvensi international sebelumnya dinyatakan diganti (namun
tidak dinyatakan tidak berlaku berlaku secara total). Definisi-definisi penting
yang tidak berkait dengan teknologi
informatika tetap dipertahankan dan diadopsi ke dalam The Rotterdam Rules
2009.
Dalam edisi revisi ini penulis juga
mengutip materi Konvensi Internasional tentang Pengangangkutan Multi-moda yaitu
pengangkutan barang melalui laut dan atau darat dari negara tertentu untuk
diserahkan kepada consignee di negara lain, pengangkutan mana dilakukan oleh
dua perusahaan pengangkutan atau lebih, yang berbeda, dengan hanya menggunakan
satu surat perjanjian pengangkutan. Lebih lanjut dapat disebutkan secara
ringkas bab-bab yang ditulis di dalam ketiga buku ini sebagai berikut:
Judul Buku Mengandung
Substansi Apa
1). Pokok-pokok
Pelayaran Niaga: BabI:
PENDAHULUAN - a. Pelayaran Intermasional; b. Potensi Pelayaran Niaga; c. Pihak-pihak
yang terlibat dalam Pelayaran Niaga. Bab II: DARI HAL KAPAL – a. Mesin
Penggerak Kapal; b. Jenis-jenis Kapal Niaga; c. Ukuran-ukuran Kapal Niaga; c.
Faktor-faktor Kondisi Kapal Niaga. Bab
III: PENGUSAHAAN KAPAL NIAGA – a. Pilihan Bentuk Pengusahaan Kapal; b. Tentang
Semboyan “The Flag Follows the Trade”; c.
Bentuk-bentuk Pengusahaan Kapal Niaga; d. Pelayaran Tidak Tetap
(Pelayaran Tramping). Bab IV: MUATAN KAPAL NIAGA – a. Jenis-jenis Muatan Kapal
Niaga; b. Pemadatan Muatan; c. Muatan dan Pemuatan; d.Optimum Muatan –
Mengangkut Muatan Lebih Banyak; e. Faktor-faktor Kondisi Pemuatan (Cargo Handling). BAB V: PENGAPALAN MUATAN –
a. Dokumen-dokumen Pengapalan (Shipping Documents); b. Bill of Lading Menurut
Pelabuhan Tujuan Pengapalan; c. Dokumen-dokumen Muatan Kapal (Cargo Documents);
d. Uang Tambang (Freight). Bab VI: HAK DAN KEWAJIBAN PENGANGKUT – a. Batas
Tanggung Jawab Pengangkut; b. Substansi Tanggung Jawab Pengangkut; c. Masalah
Claim. Bab VII: SISTEM ANGKUTAN PETI KEMAS – a. Jenis-jenis Peti Kemas; b.
Ukuran-ukuran Peti Kemas; c. Jenis-jenis Kapal Peti Kemas; d. Sistem Pengapalan
Muatan Peti Kemas. Bab VIII: ASURANSI MARITIM – a. Risiko-risiko Dalam Asuransi;
b. Macam-macam Bahaya Laut; c Obyek Pertanggungan; d. Asuransi General Average;
e. Protection and Indemnity; f. Tanggung Jawab Penanggung; g. Perbedaan Hukum
Asuransi Maritim. Bab IX: SEWA-MENYEWA KAPAL – a. Jenis-jenis Charter Kapal; b.
Tentang Recharter (Subletting); c. Tawar-menawar (Negosiasi) Charter; d.
Syarat-syarat Perjanjian Charter, e. Hari-hari Charter (Chartering Days). Bab
X: PENYELENGGARAAN KAPAL DI PELABUHAN – a. Sejarah Pelabuhan; b. Fasilitas
Kepelabuhanan; c. Manajemen Pelabuhan. Bab XI: ORGANISASI PERUSAHAAN PELAYARAN
– a. Struktur Organisasi Perusahaan Pelayaran Tetap; b. Kantor Cabang
Perusahaan Pelayaran; c. Tentang Representative Office.
SHIPPING
VOCABULARY
2). Sewa-menyewa Kapal (Ship
Chartering): Bab I:
PENDAHULUAN a. Profil Usaha Pelayaran Niaga di Negara Maritim; b. Kebutuhan
Kapal dan Pengadaannya; c. Pengadaan Kapal Secara Sewa-beli (Hire Purchase); d.
Sebab-musabab Timbulnya Charter; e.
Jenis-jenis Persetujuan Charter. Bab II: PASAR CHARTER: a. Menyewakan dan
Menyewa Kapal; b. Keadaan Pasar Charter; c. Prasyarat Perjanjian Sewa Kapal; d.
Orang Perantara Charter; e. Proses dan Prosedur Penutupan Charter. Bab III:
PERSETUJUAN TIME CHARTER – a. Hal-ihwal Kapal yang Dipersewakan; b.
Charter-hire dan Masa Persewaan; c. Kelayak-lautan dan Serah-terima Kapal; d.
Pembebanan Biaya-biaya Operasi Kapal; e. Wilayah Operasi Kapal dan Obyek
Pengangkutan; f. Hubungan Antara Pencharter dengan Nakhoda dan ABK; g. Batas
Tanggung-jawab Penyewa Kapal. Bab IV: PERSETUJUAN VOYAGE CHARTER – a. Kapal dan
Seluk-beluknya; b. Pelabuhan Pemuatan, Pelabuhan Pembongkaran; c. Jumlah Muatan
yang Diangkut; d. Kecepatan Pemuatan, Kecepatan Pembongkaran; e. Masalah
Laytime (Laydays, Laycan); f. Perkiraan Biaya Pelayaran Kapal. LAMPIRAN: 1.
Gencon Voyage Charter Party, 2. ASBATIME Time Charter Party
3). Sistem Angkutan Peti Kemas: Bab I: PENDAHULUAN – a. Tentang Pengangkutan Peti Kemas;
b. Sejarah Perkembangan Angkutan Peti Kemas; c. Sejarah Perkembangan Peti Kemas
di Indonesia. Bab II: PETI KEMAS DAN KAPAL PETI KEMAS – a. Jenis-jenis Peti-kemas
dan Penggunaannya; b. Bahan-bahan Pembuatan Peti Kemas; c. Dimensi Peti Kemas;
d. Sistem Identifikasi Peti Kemas; e. Pengelolaan Peti Kemas dan Muatannya; f.
Jenis-jenis Kapal Peti Kemas. Bab III: PENGAPALAN MUATAN PETI KEMAS – a. Sistem
Pengapalan Muatan Peti Kemas; b. Pengapalan Melalui Private CFS. Bab IV: DOKUMEN-DOKUMEN PENGAPALAN PETI KEMAS – a.
Langkah-langkah Pengapalan Muatan Peti Kemas; b. Jenis-jenis Dokumen Pengapalan
Peti Kemas. Bab V: PELABUHAN PETI KEMAS (CONTAINER PORT) – a. Pelabuhan
Peti-kemas, Pelabuhan Konvensional; b. Prasarana dan Sarana Pelabuhan Peti
Kemas; c. Fasilitas Penunjang Operasi Pelabuhan Peti Kemas; d. Muat-bongkar
Peti Kemas; e. Proses dan Prosedur Inklaring Muatan Peti Kemas; f. Perkembangan
Angkutan Peti Kemas di Indonesia.
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR CONTOH DOKUMEN ANGKUTAN PETI
KEMAS
DAFTAR BAGAN
Catatan Pengarang Buku.
Ketiga judul buku tersebut di atas
sudah selesai direvisi dan sekarang tersimpan di dalam hard disc pada komputer
PC penulis, siap untuk di cetak (print ready). Jika sudah selesai dicetak dan
dijilid, akan dijual secara online dengan perkiraan harga sebagai berikut,
termasuk ongkos kirim melalui TIKI JNE:
Buku Pokok-pokok
Pelayaran Niaga akan dijual dengan harga Rp.80.000.- per eksemplar. Buku
ini, dilengkapi dengan Shipping Vocabulary (kamus shipping) pertama kali
diciptakan tahun 1972; dicetak dan diterbitkan pertama kali oleh Penerbit PT.
Bhratara Karya Aksara tahun 1979. Peminat buku-buku karangan saya yang masih
menyimpan buku ini (diterbitkan oleh Bhratara, CV. Akademika Pressindo maupun
PT. Toko Gunung Agung) dianjurkan membeli edisi baru ini karena substansinya
mengalami banyak perubahan walaupun beberapa definisi penting masih tetap
berlaku. Sebagaimana saya tulis dalam blog www.konsultanmaritim.blogspot.com ini, sejak tahun 2009 telah berlaku
Rotterdam Rules 2009 yang sudah menerapkan teknologi informatika sehingga
konvensi internasional yang (Cargo
Handling)
1. telah dibuat sebelumnya harus
menyesuaikan diri dengan Konvensi PBB yang baru ini.
2. Buku nomor 2 dan 3 (Sewa-menyewa Kapal dan Sistem Angkutan Peti Kemas)
masing-masing akan dijual dengan harga Rp.50.000.- Catatan: sebelum mempelajari salah satu dari kedua judul buku ini
sebaiknya telah membaca buku Pokok-pokok Pelayaran Niaga yang merupakan ekstrak
dari semua permasalahan pengangkutan barang melalui laut.
3. Peminat buku yang sudah mengirimkan
SMS untuk memesan buku, pada saatnya nanti akan saya minta menginformasikan
alamat lengkapnya agar jika buku sudah selesai dijilid dapat segera saya
kirimkan. Untuk pembayaran bagi penjualan online buku nanti, saya menggunakan
rekening TAHAPAN BCA Kantor Cabang Pembantu Rawasari nomor 5790.199.211 atas
nama FDC. SUDJATMIKO DRS MM.
Atas segala perhatiannya saya
mengucapkan banyak terima kasih dan tidak lupa saya mengharapkan kesediaan anda
menyampaikan teguran, kritikan dan maukan lainnya guna meningkatkan buku-buku
karangan saya. Jika ketiga buku tersebut sudah beredar, moga-moga dengan ijin
Tuhan Yang Maha Kuasa saya dapat menyelesaikan penulisan buku-buku maritime
yang lain. Amin.
Minggu, 06 Januari 2013
MENGGUGAT ROTTERDAM RULES 2009
MENGGUGAT LAGI ROTTERDAM RULES 2009
Mohon maaf, gugatan bukan ditujukan kepada Konvensi PBB dimaksud, yang
sekarang sudah berlaku efektif karena menurut release yang dikeluarkan oleh
Sekretariat PBB, The Rotterdam Rules enter
into effect jika telah diratifikasi oleh 20 negara yang menjadi anggota
PBB.
Sampai dengan Agustus 2011 Konvensi yang diprakarsai oleh 16 negara
anggota PBB tersebut, tidak termasuk Indonesia, telah diratifikasi oleh 24
negara anggota PBB, lagi-lagi Republik Indonesia sebagai Negara maritime
terbesar, tidak merasa perlu meratifikasi Konvensi PBB, yang nama resminya
adalah “United Nations Convention on
International Carriage of Goods Wholly or Partly by Sea” jadi konvensi
internasional tersebut 100% relevan dengan peri-kehidupan kaula Negara
Indonesia.
Entah apa saja yang dikerjakan para duta-duta Negara Indonesia di
organisasi dunia PBB tersebut sampai mereka tidak ada yang perduli dengan
perjanjian internasional maha penting itu. Pengasuh blog ini sudah
berulang-kali menggugat petinggi Negara NKRI untuk ambil bagian aktif dalam
persetujuan internasional versi PBB ini tetapi sampai konvensi dinyatakan
berlaku efektif, belum juga ada yang cawe-cawe. Asal tahu saja, Negara kecil
MALI di Afrika sana, saat pencanangan Konvensi di Rotterdam tanggal 23
September 2009, mengirimkan utusannya terbang ke kota di Belanda itu untuk ikut
menanda-tangani teks resmi Rotterdam Rules.
Pada kedutaan-besar Indonesia di Belanda, di Inggeris, di PBB,
mungkinkah tidak satu pejabat yang sedikit mempunyai visi maritime sehingga
tidak ada yang ambil perduli untuk ikut membubuhkan tanda-tangannya pada teks
konvensisampai pada ratifikasinya. Apakah Menteri Luar Negeri terlalu sibuk
mengurusi TKW dan TKI dan tidak ada waktu mengambil perhatian terhadap sisi penting
pengelolaan kemaratiman?
Senin, 24 Desember 2012
PROFESSIONAL INSTRUTCOR
BERSEDIA MEMBERIKAN
INHOUSE TRAINING DI SELURUH INDONESIA Untuk Materi Bisnis dan Kemaritiman:
1). Ekspor-Impor
Terpadu, meliputi materi penting: a. Merancang transaksi Ekspor dan transaksi Impor, b. Memilih Cara
dan Alat Pembayaran Ekspor Impor: i. Pembayaran Tunai Langsung, ii. Pembayaran
dengan Sight L/C à Sight L/C with 100% Cash Deposit,
Red Clause L/C à transaksi terkait à
mekanisme pencairan dana Sight L/C With Red Clause, iii. Ekspor Kredit dengan
Usance L/C à Transaksi D/A dan penguangan After-sight Draft yang
belum jatuh tempo à dijual (di-diskontokan, digadaikan à
peran Factoring Company dalam mencairkan dana eksportir yang menjalankan ekspor
kredit à terkait: telaah Uniform Customs and Practice for
Documentary Credit, UCP-600 dalam
verifikasi dokumen-dokumen ekspor pelengkap L/C à
Kesepakatan harga dan syarat penyerahan barang sesuai Incoterms 2010: tujuh terms
and conditions bagi pengangkutan barang ekspor menggunakan sarana apapun,
ditambah empat terms and conditions bagi
pengangkutan barang ekspor melalui laut dan sarana angkutan air lainnya.
2).
Pengangkutan Barang Ekspor: i. Pengapalan konvensional à
ekspor breakbulk goods: ekpor barang curah: kontrak Voyage Charter one trip
out, ii. Sistem kontenerisasi à Pengapalan FCL to FCL (CY-to-CY),
pengapalan consolidated breakbulk goods melalui shipment transformation guna menekan biaya ocean freight secara
legal, peran freight forwarder yang mengelola Private CFS, iii. Mekanisme international multi-modal transport system sesuai
Konvensi Internasional yang berlaku.
3). Peran Freght Forwarder à Logistics
dan Mekanisme Supply Chain Management
dalam pengadaan bahan baku, proses manufacturing sampai distribusi
barang konsumen à Private CFS untuk melayani
logistics/SCM.
Peserta training yang berdomisili di
Jakarta dan sekitanya dianjurkan menjalankan pelatihan di rumah instructor à ruang tamu di rumah kami dapat menampung 12
orang peserta – duduk pada kursi kuliah – alamat dan lokasi: Jl. Haji Ten I
no.24 RT.003 RW.01 Jakarta 13220 telepon (021) 471.6512. Peserta yang datang
dengan kendaraan pribadi dari arah Jl. Pramuka à setelah menyeberang Jl. Jakarta
Bypass sekitar 100 ada Plaza Toyota, masuk dari sebelah kiri Plaza langsung ke
halaman rumah àdapat menampung dua unit mobil yang tidak besar à
mobil lain parkir di samping rumah-rumah tetangga. Peserta yang menggunakan
angkutan umum dapat turun di halte Rawasari atau halte IKIP dekat Plaza Toyota à
rumah kami beberapa puluh meter di belakang Plaza Toyota.
Peserta Diklat dianjurkan membawa
laptop guna mengakses internet à banyak materi diklat perlu dibaca
pada atau diunduh dari internet; juga untuk mengambil naskah buku karangan
instructor yang tersimpan pada harddisc computer kami à lihat
artikel mengenai buku-buku karangan kami pada blog www.konsultanmaritim.blogspot.com) dan anda juga dapat mengunjungi
email kami konijatmiko@gmail.com atau pada alamat email lain sujatmiko71@yahoo.com.
Perangkat internet kami dapat diakses
oleh paling banyak delapan unit computer PC dan laptop menggunakan hubungan
parallel
Menunggu kedatangan atau komunikasi
dari anda, salam dan hormaat kami.
Langganan:
Postingan (Atom)