TOKO
BUKU ONLINE
Pengarang buku spesialisasi maritim
bidang Shipping Business Matters yang
masih aktif --- Drs. FDC.Sudjatmiko, MM --- terpanggil untuk mengedarkan
buku-buku karangannya melalui media online, saluran internet.
Pengarang ini, yang tidak mempunyai
modal usaha, secara keseluruhan telah menyelesaikan sembilan judul buku shipping business tersebut termasuk satu
judul buku Air-cargo Shipment
dan pada saat keputusan untuk mengedarkan buku secara online tersebut diambil,
telah ada tiga judul buku, naskah lengkapnya sudah direkam di dalam cakram
perekam yang dapat dipindahkan (flashdisc),
siap untuk diproduksi menjadi buku melalui metode “kerajinan tangan” yaitu: naskah dicetak/fotocopy ke atas akan
ukuran folio yang dipasang melintang sehingga satu lembar kertas dapat menjadi
empat halaman buku.
Dengan metoda penerbitan kerajinan tangan ini maka
produksi buku secara publishing on demand
dapat dikerjakan dalam oplaag
berapapun sejalan dengan permintaan pelanggan. Buku Pokok-pokok Pelayaran Niaga yang merupakan ikon buku-buku
karanganku telah selesai diterbitkan dan siap untuk dikirim ke pelanggan. Judul
buku berikutnya yang dalam antrian penerbitan online adalah Sewa-menyewa Kapal dan System Angkutan Peti Kemas.
Perlu ditambahkan bahwa buku-buku karangan
saya, semua naskahnya sudah direvisi untuk disesuaikan dengan aturan baru yang
uptodate dan dengan demikian banyak judul buku karangan lama yang seyogyanya
tidak digunakan lagi. Perubahan mendasar yang penulis amati adalah seperti yang
terlihat pada Konvensi PBB yang dikenal dengan sebutan The Rotterdam Rules 2009 (The United Nations Convetion on the Carriage
of Goods Wholly or Partly by Sea) yang dusah mengadopsi internet documentation sementara
beberapa konvensi internasional lainnya belum ada yang melakukan adopsi itu.
Memang Konvensi PBB yang dimaksud itu
tidak secara eksplisit meniadakan konvcensi sebelumnya karena definisi,
evaluasi yang tidak menyentuh teknologi informatika memang tidak perlu
ditiadakan melainkan justru ditegaskan dalam Rotterdam Rules tersebut. Penulis
ini sudah “lelah menulis” kritik dalam blog pribadi menyayangkan tidak adanya
perhatian Pemerintah NKRI sebagai Negara maritime terbesar pada konvensi
maritime maha penting ini, berbeda dengan Negara Madagaskar dan Mali di Afrika.
Asal tahu saja sebelum naskah resmi
Rotterdam Rules disahkan tanggal 23 September 2009 dalam suatu upacara di
Rotterdam, sepuluh tahun sebelumnya telah diadakan penjajakan. “Ngapain saja”
staf dan dutabesar RI di London, Den Haag dan New York (secretariat PBB) selama
sepuluh tahun tersebut tetapi yang pasti, sampai sekarang NKRI belum tergerak
untuk meratifikasi konvensi PBB tersebut, yang sudah “in kracht”.
Realisasi penjualan buku maritime
online: singkat cerita, pelaksanaan penjualan buku online sudah saya mulai
sekarang dan harga-harga yang dicantumkan adalah Harga Eceran Tertinggi
sehingga nilai uang yang harus anda transfer ke rekening saya di Tahapan BCA
Kantor Cabang Pembantu Rawasari Jakarta, nomor 5790.199.211 a/n FDC.Sudjatmiko
MM Drs adalah seharga buku yang dipesan ditambah biaya pengiriman (mohon ditanyakan
biaya pengiriman TIKI JNE dari Jakarta ke kota anda, berat buku 200 gram).
Judul buku Harga Satuan Biaya kirim
1.
Pokok2
Pelayaran Niaga Rp.75.000.-
2.
Sewa-menyewa
Kapal Rp.75.000.-
3.
Sistem
Angktn Peti Kms Rp.65.000.-
Demikianlah pengumuman dari kami,
penjual buku maritime online di Jakarta, untuk melayani permintaan dari seluruh
Indonesia bahkan dari Negara tetangga. Mohon maaf baru buku nomor satu yang
sudah siap edar, saat ini.
Jakarta, 1 Mei 2013
Salam dan hormat saya,
FDC Sudjatmiko
Pengarang, penerbit dan penyalur
buku.